Berita Game

Nintendo Mau Selidiki Game Palworld yang Mirip Pokemon

Steam kehadiran game baru judulnya Palworld. Game besutan Pocketpair ini sudah terjual sebanyak dua juta salinan. Palworld. (Foto: Steam)
Jakarta-
Palworld sukses terjual jutaan kopi sejak diluncurkan terhadap 19 Januari lalu. Meski begitu, tidak seluruh gamer menyukainya, dan menuding game berikut mirip Pokemon. Nintendo pun kelanjutannya merespon.

“Kami berniat menyelidiki dan mengambil tindakan yang tepat untuk menanggulangi tindakan apa pun yang melanggar hak kekayaan intelektual perihal Pokemon,” tulis Pokemon Company, dilansir detikINET berasal dari Nintendo Life, Jumat (26/1/2024).

Pergerakan yang mereka jalankan berkunjung berasal dari banyaknya pertanyaan tentang game baru, dan mengaitkannya ke Pikachu dan kawan-kawan. Dari pernyataan yang diberikan, The Pokemon Company mengaku belum memberikan izin lembagaantidopingindonesia.org apa pun atas penggunaan kekayaan intelektual atau aset Pokemon di dalam game tersebut.
“Kami akan konsisten menghargai dan memelihara tiap-tiap Pokemon dan dunianya, dan juga mengusahakan menyatukan dunia lewat Pokemon di masa depan,” pungkasnya.

Kendati begitu, mereka sebenarnya tidak menjelaskan secara gamblang bahwa Palwarld merupakan game baru yang dimaksud. Cuma riuhnya gamer perihal kasus ini sudah meluas, dan sepertinya orang-orang juga sanggup menduga judul apa yang dituju The Pokemon Company.

Bagi yang belum tau, Palworld keliru satu game baru yang rilis terhadap tahun ini, dan sukses memikat hati gamer di seluruh dunia. Saking menggodanya, baru rilis sepanjang 24 jam, game ini sudah terjual dua juta kopi.

Lalu sanggup menjual lima juta kopi di dalam sementara tiga hari. Nah sekarang angkanya meningkat, yang mana Pocketpair selaku developer sanggup meraih 7 juta kopi hanya di dalam sementara lima hari.

Bahkan penjualnya itu baru bersumber berasal dari Steam saja. Jadi belum juga performanya di Xbox atau Game Pass.

“Itu artinya penjualan Steam lebih kurang USD 189 juta di dalam 5 hari,” ungkap Geoff Keighley, CEO The Game Awards.