Berita Game

Dengan Review Game “The Quarry”, Baca Berikut Uasannya

Review Game The Quarry – Ngomongin soal game konsol emang nggak akan ada habisnya. Gimana enggak, hampir setiap bulan selalu ada permainan baru yang membawa ciri khas masing-masing sehingga bikin kau seperti mau memainkan semuanya. Nah, salah satu yang paling anyar di bulan Juni ini adalah game The Quarry besutan Supermassive Games yang dirilis oleh 2K Games.

Secara garis besar, game ini menawarkan jalan cerita yang bikin kau ngeri sendiri karena melibatkan suasana gelap mencekam di area perkemahan musim panas. Ditambah dengan adanya tokoh antagonis atau jahat yang mengancam para karakternya menciptakan slot qris gacor The Quarry salah satu game yang paling dikepoin akhir-akhir ini.

Jangan terkejut ya, jikalau menemui wajah-wajah familiar pada karakter game the Quarry. Pasalnya, sang pengembang memang sengaja menyisipkan sosok dengan nama besar di dunia film horror mulai Lin Shaye sampai David Arquette. Makin penasaran dengan game ini? Yuk, simak review-nya sebelum kau mainkan.

Alur Cerita The Quarry

Diantara sekian banyak genre game konsol yang memiliki banyak penggemar, petualangan dan horor terbukti menjadi salah satu yang paling digandrungi termasuk The Quarry ini. Sederhananya, game ini bercerita seputar sekumpulan si kecil muda yang berencana menjalankan tenda musim panas di area bernama Hackett Quarry yang menjadi setting cerita.

Seperti yang bisa kau duga dan menjadi ciri khas cerita horor klasik, kendaraan yang mereka tumpangi tiba-tiba mogok di tengah jalan dan membikin mereka harus bermalam di sana bahkan sebelum memulai kesibukan tenda. Dan tentu saja, pada walhasil ini menjadi permulaan bagi petualangan mereka di tempat asing yang mencekam dan penuh bahaya.

Hakekatnya, alur cerita The Quarry terbilang repetitif atau mengulang cerita yang dahulu sering kali diangkat menjadi film horor. Ucap saja film Halloween dan juga I Know What You Did Last Summer dimana para tokohnya diteror oleh makhluk yang terbukti jelmaan manusia psikopat. Dengan kata lain, bisa jadi kau akan merasa bahwa tidak ada yang spesial dari ceritanya.